Ekspor Baja Cilegon Tembus Kanada, Bukti Industri Baja Nasional Kian Kompetitif

Cilegon | rosindonews.com : Industri baja Kota Cilegon kembali mencatatkan prestasi membanggakan di pasar internasional.(27/6/2026) 

Produk baja struktural hasil fabrikasi PT Trimitra Fabrikasi Engineering berhasil menembus pasar Kanada, sekaligus mempertegas posisi Cilegon sebagai salah satu pusat industri baja strategis nasional yang mampu bersaing di tingkat global.

Pelepasan ekspor dilakukan di kawasan industri Jalan Australia 2, Kelurahan Warnasari, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Selasa (23/6/2026), dalam rangka mendukung kegiatan Trade Expo Indonesia 2026.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten, Iwan Hermawan, mengatakan keberhasilan ekspor ke Kanada menjadi pencapaian penting yang menunjukkan kualitas industri baja Cilegon telah diakui dunia internasional.

“Pelepasan ekspor produk fabrikasi baja ke Kanada hari ini merupakan pencapaian yang patut kita apresiasi bersama,” ujarnya.
Menurut Iwan, selama ini Kota Cilegon dikenal sebagai klaster industri baja terbesar di Indonesia dan menjadi salah satu tulang punggung pembangunan nasional. 

Seiring perkembangan industri, produk baja asal Cilegon kini tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga mampu memperluas pasar ekspor ke berbagai negara dengan standar industri tinggi.

Ia menilai keberhasilan menembus pasar Kanada membuktikan bahwa produk baja Cilegon memiliki kualitas dan daya saing global yang mampu bersaing dengan produk dari negara maju lainnya.
“Ini membuka peluang bagi industri fabrikasi baja yang mampu memenuhi standar internasional,” katanya.

Iwan juga optimistis peluang ekspor ke Kanada masih sangat terbuka seiring tingginya kebutuhan pembangunan infrastruktur di negara tersebut. Kondisi itu dinilai sejalan dengan kapasitas besar industri baja yang dimiliki Kota Cilegon.

Sementara itu, Direktur Utama PT Trimitra Fabrikasi Engineering, Bobby Judoprawiro, mengungkapkan bahwa sepanjang Semester I tahun 2026 pihaknya telah mengekspor sebanyak 3.117 metrik ton produk fabrikasi baja dengan nilai lebih dari 4,5 juta dolar Amerika Serikat atau setara sekitar Rp78 miliar.

Menurut Bobby, ekspor produk baja PT Trimitra Fabrikasi Engineering telah menjangkau sejumlah negara seperti Kanada, Australia, dan Singapura.

Khusus pengiriman kali ini, perusahaan melepas ekspor sebanyak 127,3 metrik ton komponen berupa pin and hinge serta pipe menuju Vancouver dan Toronto, Kanada.

“Hari ini kami resmi melepas pengiriman ke Kanada. Ini menjadi bukti bahwa produk fabrikasi baja dari Cilegon mampu bersaing di pasar internasional,” ujarnya.

Keberhasilan tersebut turut mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Fajarini Puntodewi, menilai ekspor baja ke Kanada menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan industri nasional.

Menurutnya, baja masih menjadi salah satu produk unggulan ekspor Indonesia dan memiliki peluang besar untuk terus berkembang di pasar global.
“Mudah-mudahan ke depan ekspor produk baja kita bisa semakin meningkat,” katanya.

Keberhasilan industri baja Cilegon menembus pasar Kanada menjadi bukti bahwa sektor manufaktur di Provinsi Banten terus tumbuh dan semakin dipercaya pasar internasional.

Capaian tersebut sekaligus mempertegas posisi Kota Cilegon sebagai salah satu pusat industri strategis Indonesia yang mampu menghasilkan produk manufaktur berkualitas tinggi dan siap bersaing di level dunia.

Tim Redaksi

Posting Komentar

advertise
advertise
advertise
advertise